Header Ad Banner

ads

Jumat, 05 Oktober 2012

MENGHINDARI CEDERA SAAT OLAH RAGA

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Tujuan olahraga adalah supaya sehat, tapi tidak jarang malah memicu cedera serius yang bahkan malah membuat kualitas hidup jadi lebih buruk dibandingkan orang yang tidak pernah olahraga. Kesalahan sepele bisa membuat olahraga jadi malapetaka, terutama karena salah postur saat mengangkat beban. Perhatikan beberapa tips berikut sebelum berolahraga.
Meski terdengar klasik dan membosankan karena selalu diulang-ulang oleh para instruktur olahraga, anjuran untuk meluruskan punggung, memperlambat gerakan dan juga memaksimalkan gerakan bukan tanpa tujuan. Banyak cedera terjadi di pusat-pusat kebugaran hanya karena hal-hal sepele yang sering diabaikan saat olahraga.

Kesalahan yang sering terjadi saat olahraga akibat menyepelekan anjuran tersebut dan akhirnya bisa memicu cedera adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (5/10/2012).

1. Bergerak terlalu cepat dan menghentak
Gerakan saat olahraga berbeda dengan gerakan saat lomba, jadi tidak perlu terburu-buru karena malah tidak akan mencapai hasil yang diharaapkan. Serabut otot butuh gerakan yang lembut untuk mencapai kekuatan optimalnya. Jika terlalu cepat, proses ini tidak akan berhasil dan akhirnya yang didapat hanya nyeri otot.

2. Menyiksa leher saat latihan perut
Saat melakukan sit-up maupun crunch untuk melatih otot perut, banyak orang memposisikan telapak tangan saling terkait di belakang tengkuk. Akibatnya bukan otot perut yang bekerja, tapi otot lengan yang menarik leher mendekati kaki hingga memicu nyeri leher. Agar leher tidak cedera, biasakan untuk hanya meletakkan tangan di samping telinga atau lebih baik biarkan tangan mengepal di depan dada.

3. Tidak seimbang saat melakukan squat
Gerakan jongkok-berdiri atau squat butuh keseimbangan tinggi dan kecermatan dalam mendistribusikan berat badan karena sedikit saja kesalahan bisa memicu cedera serius. Jangan jongkok terlalu turun hingga di bawah lutut, kuncilah punggung dan kencangkan otot perut agar tidak ada sendi tubuh yang mendapat beban ekstra lalu cedera.

4. Gerakan setengah-setengah
Meskipun ringan dan rasanya kurang menantang, sebaiknya jangan pernah melakukan gerakan setengah-setengah. Keuntungan untuk melakukan gerakan secara utuh adalah rentang gerakan sendi lebih luas, serta otot lebih tertarik dan pada akhirnya menghasilkan tenaga yang lebih besar.

5. Punggung terlalu melengkung
Pergeseran sendi atau bantalan sendi di ruas-ruas tulang punggung bisa terjadi bila posturnya tidak betul saat mengangkat beban. Luruskan dan kunci punggung agar tidak terlalu banyak bergerak saat bagian tubuh lainnya bekerja, lalu posisikan leher dan kepala senatural mungkin jangan terlalu menengadah atau terlalu menunduk.

mantau 05 Oct, 2012


-
Source: http://memantau.blogspot.com/2012/10/menghindari-cedera-saat-olah-raga.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar to “MENGHINDARI CEDERA SAAT OLAH RAGA”

SPONSOR

STATISTIC

 

Copyright © 2009 by Bola80

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger