Header Ad Banner

ads

Jumat, 08 Juni 2012

Ini Dia Beda Cara Berpikir Orang Kaya dengan Orang Miskin

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

http://images.detik.com/content/2012/06/06/4/113318_tdw2.jpg


Pola pikir seseorang dalam memandang uang atau materi secara langsung akan mempengaruhi orang menjadi kaya atau miskin. Kenapa? secara tak sadar ada banyak persepsi orang dalam menilai uang atau materi. Masing-masing setiap orang akan memiliki keyakinan atau persepsi yang berbeda terhadap uang.

Berikut ini tulisan Tung Desem Waringin, bagaimana mengubah pola pikir terhadap uang, mengubah keyakinan lama menjadi keyakinan baru, yang akhirnya bisa menuntun orang bisa menjadi kaya secara materi.

Ayah miskin saya mengatakan,

"Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan"

Ayah kaya saya mengatakan,

"Kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan"

Otak manusia secara mendasar hanya mencari nikmat menghindari sengsara. Apabila sesuatu hal dikaitkan kesengsaraan maka kita akan dijauhi, apabila sesuatu hal dikaitkan dengan kenikmatan akan kita akan didekati, apabila campur baur satu hal yang sama antara kenikmatan dan kesengsaraan maka otak kita jadi bingung atau netral.

Seperti besi atau magnet, apabila keyakinan bercampur baur kutub positif dan negatifnya terhadap sesuatu hal maka akan menjadi besi. Ketika kita yakin bulat bahwa kaya positif miskin negatif maka kita akan menjadi magnet.

Pada kenyataannya banyak orang tidak pernah menyusun keyakinannya secara sadar dari lahir sampai mati. Dan bila kita tidak menyusun sendiri secara sadar keyakinan yang kita perlukan untuk menjadi kaya seperti kita terjajah tanpa sadar oleh kata-kata "Uang adalah akar dari segala kejahatan" maka tanpa sadar pula kita tidak menjadi kaya karena kita tidak ingin menjadi jahat.

Saya Tung Desem Waringin mengajak Anda mari kita susun ulang lagi keyakinan kita atau susunan kata kita tentang uang ataupun tentang kaya. Kita harus membuat bulat bahwa kaya dan banyak uang baik adanya. Contoh merubah keyakinan :




Keyakinan Lama


Kayakinan Baru
  • Uang tidak dibawa mati
  • Uang banyak bisa menolong orang yang hampir mati
  • Betul uang memang tidak dibawa mati, makanya jauh lebih baik meinggalkan warisan daripada tidak meninggalkan apa-apa



  • Uang tidak bisa membeli cinta
  • Betul uang tidak bisa membeli cinta, apalagi jika tidak punya uang sama sekali
  • Uang tidak dapat menyelesaikan masalah
  • Betul uang tidak dapat menyelesaikan, tapi dengan uang yang banyak saya bisa menyelesaikan masalah dengan gaya yang tersendiri
  • Uang membuat persaudaraan rusak
  • Kurang uang adalah membuat orang rebutan warisan


Sudahkah Anda susun sendiri keyakinan-keyakinan Anda yang sangat diperlukan untuk menjadi kaya? Jika belum, Mari lakukan tindakan sekarang juga, karena jika secara teori Anda mengerti tapi tidak mempraktekkannya maka tidak ada hasil yang akan Anda dapatkan.

Semoga bermanfaat, saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat.

GABUNG Halaman Facebook saya Menjelma.com ,dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini
FOLLOW TWITTER saya menjelma.com ,dengan mengklik dibawah ini
http://darmawanku.files.wordpress.com/2009/07/twitter-logo.png?w=121&h=35
Sumber:www.klikunic.com/

www.menjelma.com 08 Jun, 2012


-
Source: http://www.menjelma.com/2012/06/ini-dia-beda-cara-berpikir-orang-kaya.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar to “Ini Dia Beda Cara Berpikir Orang Kaya dengan Orang Miskin”

SPONSOR

STATISTIC

 

Copyright © 2009 by Bola80

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger