Header Ad Banner

ads

Sabtu, 28 Januari 2012

AS Siksa Tahanan di Penjara Bagram

KABUL--MICOM: Penyelidik Afghanistan menuduh militer AS telah melakukan penyiksaan terhadap sejumlah tahanan yang menjalani hukuman di penjara utama negara itu, Bagram.

Mereka mengatakan selain mengalami penyiksaan, para tahanan itu juga dipenjara tanpa bukti cukup.

Temuan yang disampaikan oleh tim penyelidik ini muncul beberapa hari setelah Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyerukan agar penguasaan pangkalan udara Bagram segera diserahkan kepada pemerintah negara itu paling lambat bulan depan.

Permintaan ini mengejutkan AS yang sebelumnya berencana akan menyerahkan pangkalan itu secara bertahap dalam waktu dua tahun ke depan.

Sementara untuk tudingan penyiksaan terhadap sejumlah tahanan, pemerintah AS mengatakan mereka akan mengkaji hal tersebut.

"Kami menanggapi hal ini dengan serius dan akan menyelidiki semua tuduhan terkait penyiksaan para tahanan itu," kata Juru Bicara Kedubes AS di Kabul, Afghanistan.

Dalam pernyataannya, Ketua Komisi Penyelidikan kasus ini, Gul Rahman Qazi, mengatakan para tahanan mengeluhkan terjadinya penyiksaan seperti pemukulan, penggeledahan tubuh yang memalukan, dan ditempatkan di cuaca yang sangat dingin.
"Selama kunjungan kami di Bagram sejumlah tahanan berbicara tentang ketidakberesan di sana, beberapa diantaranya mengatakan mereka telah disiksa," kata Qazi dalam sebuah jumpa pers di Kabul.

"(Memang) Tidak ada bukti tentang penyiksaan pada tubuh para tahanan namun mereka mengklaim bahwa telah terjadi penyiksaan."
Perburuk hubungan

Penjara Bagram dikenal dengan sebutan Pusat Penahanan Parwan dan terletak di salah satu lokasi di pangkalan militer terbesar NATO di Afghanistan.

Pasukan NATO mengawasi sekitar 3.000 tahanan termasuk sejumlah tahanan yang disangka telah melakukan aksi teror. Sementara pemerintah Afghanistan mengontrol 300 tahanan lainnya.

Persoalan tentang status para tahanan di sana menjadi salah satu isu utama yang masih dibicarakan seiring dengan rencana penarikan pasukan asing dari negara itu.

Presiden Hamid Karzai pada tanggal 5 Januari lalu meminta agar kontrol terhadap para tahanan itu diserahkan kepada pemerintahannya dalam waktu sebulan. Presiden Karzai juga mengataka akan membentuk Komisi untuk menyelidiki proses penyerahan penanganan tersebut.

Langkah Karzai ini disebut memperburuk hubungan Kabul dengan dengan Washingthon.

AS sejauh ini merespon seruan itu dengan mengatakan usulan itu sedang dikaji dan akan dibahas dalam waktu yang tepat dengan pemerintah Afghnistan.

"Kami perlu melakukannya dengan tindakan yang penuh dengan tanggung jawab. Itu yang ingin kami lakukan dan kami terus lakukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland. (BBC/OL-3)

Sumber
ngga ada bedanya nih ama polisi di indonesia

vembygonzalo 09 Jan, 2012

Admin 09 Jan, 2012


-
Source: http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2012/01/as-siksa-tahanan-di-penjara-bagram.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar to “AS Siksa Tahanan di Penjara Bagram”

SPONSOR

STATISTIC

 

Copyright © 2009 by Bola80

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger